Sebagai orang yang menjadi jamaah Nahdlatul Ulama (NU), pegangan saya itu, ya, dari Syahrul Hikam lagi.

“La tahzab man la yunhidlukallahi haaluhu, wa la yadullukallahi maqaaluhu

Jangan kau temani atau kau jadikan guru orang yang perilakunya tidak membangkitkan kamu kepada Tuhan dan kata-katanya tidak menunjukkan kamu kepada Tuhan.

Lho, siapa yang perilakunya jadi contoh bagi kita itu (yang bisa menunjukkan dan membangkitkan kita) pada Tuhan, ya tidak lain dan tidak bukan adalah ulama secara keseluruhan. Walau pun zaman sekarang ada ulama politik dan sebagainya.

Tapi, ulama-ualama yang betul-betul ikhlas itulah yang kita pegangi. Kalau pakai istilah saya, ya, Kiai Kampung itu.

Mereka yang menghidupi pesantren, mengisi pengajian-pengajian, mempertahankan madrasah, mengisi masjid-masjid dengan pengajian, dan sebagainya.

Mereka itulah yang harus kita perhatikan. []

 

Gus Dur/Abdurrahman Wahid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here