SUATU waktu di forum “Bahtsul Masail” Pengurur Wilayah Nahdaltul Ulama (PWNU) Jawa Timur—saat itu Kiai Hasyim Muzadi menjabat sebagai ketua PWNU—ada pembahasan soal hukum nikah lewat internet. Saat itu, awal ramai-ramainya orang membincangkan dan menggunakan internet.

Dari hasil “Bahtsul Masail”, PWNU Jawa Timur memutuskan bahwa pernikahan lewat internet hukumnya haram dengan merujuk pada kitab-kitab yang telah ada, di bab apa, dan di halaman berapa.

Gus Dur, selaku Ketua Umum PBNU, hadir pada kesempatan itu. Dalam forum, Gus Dur juntru menyangkal keputusan “Bahtsul Masail” terkait haramnya menikah lewat internet tersebut.

Baca juga: Gus Dur yang Kebaikannya Tidak Ingin Diketahui Orang

“Para ulama di sini tidak canggih. Masak nikah lewat internet haram.” Tutur Gus Dur di dalam forum.

Saat itu juga; para kiai dan semua perserta “Bahtsul Masail” yang di dalam forum terdiam.

“Nikah lewat internet itu boleh.” Jelas Gus Dur.

Sebagian kiai bingung, sebagian menolak dalam diam, dan sebagian lagi berpikir menangkap maksud Gus Dur.

“Asal jimak (hubungan badan) nya juga lewat internet.” Seloroh Gus Dur disusul derai tawa para peserta “Bahtsul Masail”.

Baca juga:
Sedekat Apa Tuhanmu?
Mantu Santri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here